
Bandarlampung – Beredar di berbagai Pemberitaan dan Sosial Media (Tiktok), sebuah Voice Note WhatsApp yang diketahui adalah Sumardi yakni Ketua PPK Gedung Meneng yang menyatakan bahwa dirinya diperintahkan oleh Rekan Punata Ketua KPU Tulang Bawang untuk meneruskan instruksi ke jajaran nya segera bergerak mengambil Video dan Foto Kerumah rumah warga yang terdampak debu pembakaran yang berasal dari PT. Sugar Group Companies.
Merespon hal tersebut, Ketua Presidium Gerakan Aktivis Kawal Reformasi (GAKAR) Lampung mendukung sikap tersebut dan mendorong berbagai pihak untuk melakukan konsolidasi guna melakukan advokasi atas peristiwa tersebut.
“Harus ada elemen masyarakat yang bergerak cepat, kasian warga setempat bertahun-tahun mengalami keresahan dari dampak pembakaran lahan dari SGC ini. Saya akan melakukan konsolidasi terbuka kepada seluruh elemen masyarakat dalam waktu dekat ini, menuntut agar SGC bertanggung jawab atas dampak yang terjadi,” Kata Refky selaku Ketua Presidium GAKAR Lampung itu, Jum’at (22/09/2023).
Saya rasa ini bukan peristiwa baru, sudah sejak lama Masyarakat resah dan mempersoalkan hal tersebut, seharusnya pihak PT. SGC harus merespon dan bertanggungjawab atas keresahan masyarakat ini, tambahnya.
“Setelah konsolidasi, kami akan menggelar aksi damai di DPRD Provinsi Lampung dan Gubernur Lampung, meminta Pemerintah Provinsi Lampung dan jajaran Forkompinda terkait untuk mengambil langkah serius dalam menangani keresahan masyarakat yang sudah bertahun-tahun ini, Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung tidak boleh tutup mata dan telinga,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi oleh awak media di kantor nya, Refky menjelaskan bahwa ada dugaan PT SGC telah mengabaikan Dampak lingkungan hidup dalam menjalankan aktivitas produksi nya, “Kami menduga pihak PT SGC telah mengabaikan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup – Badan Standardisasi Instrumen LHK,” sambungnya.
“Maka Kita minta semua komposisi stakeholder pemerintahan terkait untuk segera melakukan langkah konkrit dalam menyelesaikan urusan hajad hidup rakyat banyak ini,” pungkasnya. (***)




