
tempokpk.id Mesuji – Kepala Desa Gedung Ram, Kecamatan Tanjung Raya, Nuryanto menilai pemberitaan dari beberapa media online yang beredar di media sosial dengan judul “Diduga 10 Orang keroyok Oknum Wartawan Adi Rahman Bin Ali Jamili” bernuansa menyudutkan dan tidak sesuai fakta yang sebenarnya. Kamis 05/01/ 2023
“Ya mas pada saat itu saya tidak berada di tempat karena menghadiri undangan Pj Bupati Mesuji, di Waykanan. Kegiatan saat kerusuhan itu terjadi adalah pembagian dana publikasi saya serahkan ke Sekdes dan juga saya meminta bantuan pendampingan kepada saudara Ferdi alias Kuntum Cs bersama kawan-kawan supaya kegiatan berlangsung tertib,” papar Nuryanto.
Meski tidak berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat kerusuhan terjadi, Nuryanto memastikan bahwa saudara Adi Rahman adalah dalang terjadinya kerusuhan.
“Saya tidak pernah mengundang saudara oknum Wartawan Adi Rahman Bin Ali Jamili, itu faktanya!. Dan dia, (AR) atau medianya juga tidak memiliki MOU dengan Desa kami (Desa Gedung Ram), dan kami juga tidak mengadakan jumpa pers,” jelasnya.
Saya selaku Kepala desa bertanggung jawab terhadap apa yang terjadi di Balai Desa saya, ucap Nuryanto. Apalagi pembagian memang saya percayakan kepada Kuntum CS, Dasar saudara Adi Rahman tidak jelas dan memakai etika – etika yang tidak sopan’ Membuat keonaran dan kuat diduga dibawah pengaruh narkoba. Wajar kalo saudara kuntum yang mengkordinir pembagian dana publikasi marah! terhadap dirinya(AR)” tutup kades Gedung Ram itu dengan nada yang sangat tergambar rasa kecewa’.
‘Pemberitaan yang tidak berimbang dari media yang muncul belakangan ini, tentunya akan berdampak kepada kesimpang siuran penyampaian ke publik. Di sinilah wartawan harus jeli menyikapi setiap berita yang ditanyang kan, Jelas harus bersumber pada fakta – fakta yang terjadi. Tidak mungkin ada asap kalo tidak ada api’ begitulah pribahasa yang pantas digambarkan.




