
Tempokpk.id Mesuji -Tak kunjung ada penyelesaian atau pun solusi yang diberikan pada masyarakat desa Mulya Agung, seputar dampak limbah PT Garuda, Masyarakat kembali berkumpul dan berunjuk rasa untuk menanyakan penyelesaian keluhan mereka terhadap limbah yang sudah sangat mencemarkan lingkungan dan perkebunan mereka.
Kamis (07-07-2022) Sekitar pukul 10.00 wib, masyarakat kembali berkumpul di Balai desa Mulya Agung Kabupaten Mesuji. Masyarakat kembali menanyakan tindak lanjut atas penyelesaian limbah yang merugikan mereka. Menurut keterangan dari salah satu mayarakat (P) , bahwasanya masyarakat menolak kompensasi yang ditawarkan oleh PT Garuda yakni ganti rugi sebesar Satu Juta Rupiah. Mereka berkumpul dan menyampaikan kembali apa yang akan dilakukan pihak perusahaan terhadap limbah yang mencemari lingkungan. Masyarakat berharap kepada pihak Perusahaan bendunglah perbatasan antara kolam limbah PT dan perkebunan kami dengan catatan jangan sampai lagi kolam limbah PT Garuda mengalir ke areal perkebunan kami’ ujarnya
Ia” juga mengatakan kemana lagi kami harus mengadukan yang kami alami ini dan Dengan cara apa lagi kami bisa lakukan. Apakah pemerintah baik kabupaten Mesuji sampai ketingkat Pusat tidak bisa membela rakyatnya sendiri. Seenaknya PT Garuda memperlakukan kami, dan tidak ada tindakan tegas dari pemerintah untuk membela rakyatnya yang memang butuh perhatian serius terhadap dampak limbah ini. Jujur saja mas’ sudah 13 tahun kami merasakan kesusahan akibat dampak limbah terhadap perkebunan, kesehatan dan pencemaran lingkungan. Sampai detik ini tidak kunjung ada itikad baik dari perusahaan’ ujarnya.
Ditempat yang sama Sony selaku kepala Desa pun membenarkan ada nya masyarakat seputar dampak limbah kembali berkumpul di Balai Desa Mulya Agung Kecamatan Simpang Pematang Kabupaten Mesuji. Sony mengatakan masayarakat kembali mengeluhkan dan menanyakan kepada kami pihak desa bagaimana tindak lanjut dari PT Garuda. Kami juga selaku Pemerintah Desa tidak bisa menjawab terlalu banyak sudah banyak upaya selama ini kami lakukan untuk menjembatani penyelesaian antara masyarakat dan PT Garuda.
“Nyatanya sampai detik ini belum ada, Itikad baik PT Garuda untuk benar benar menuntaskan permasalahan ini. Oleh karena nya kami selaku Pemerintah Desa meminta uluran tangan dari Pemerintah khususnya Kabupaten Mesuji. Ayo kita bersama sama selesaikan atas keluhan masyarakat”kata Sony. Saya Pribadi dan atas nama Pemdes Mulya Agung memohon kepada Bapak Pj Bupati Drs Sulfakar M.M untuk konsen dan mendengar langsung keluhan masyarakat saya pak’ atas dampak limbah yang sudah menahun terjadi di desa Mulya Agung’ tutupnya
Sementara sampai berita ini diturunkan pihak dari PT Garuda belum bisa awak media hubungi melalui sambungan telfon.




